Senin, 26 September 2016

DONGENG AREK GUNUNG

Masih terngiang jelas cerita itu di telingaku, entah berapa tahun yang lalu aku mendengarkan cerita nenek kakekku bercerita tentang gunung penanggungan. Aku merasa tenang dan nyaman tidur disalah satu paha kakekku, dengan kedua tangannya mengusap rambut dan kepalaku. Sekarang aku telah berumur 31 tahun dan nenek kakekku masih sehat sampai sekarang dan cerita itu belum berubah kisahnya. Dari beberapa cerita yang aku dengar dahulu sekarang menjadi kenyataan. Saya belum habis berfikir kenapa cerita dongeng ini bisa menjadi kenyataan, apa yang membuat nenek kakek tahu akan terjadinya hal ini.
Namaku Yanto, aku lahir di Desa Seloliman, desa yang terletak di sebelah barat gunung penanggungan dengan luas wilyah kurang lebih 990 Hektar yang terdiri dari Dusun Balekambang, Dusun Biting, Dusun Sempur dan Dusun Janjing. Mayoritas penduduknya beraga Islam dan mata pencaharian mereka adalah buruh tani, peternak, dan pedagang. Begitu juga kisah hidup keluargaku berasal dari keturunan petani dan peternak. Bersambung...